KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka kemungkinan bekerja sama dalam hal pemilahan sampah menggunakan kecerdasan buatan (artificial inteligence/AI), dengan PT Cakrawala Investama Andalan bersama mitra startup Amerika-nya Recycle Pack.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengungkapkan hal tersebut usai menerima perwakilan dari PT Cakrawala Investama Andalan bersama mitra startup Amerika-nya Recycle Pack di Gedung Sate Bandung, Senin.
Dia menyatakan telah mendapatkan penjelasan mengenai pemilahan sampah langsung pada tong sampahnya secara otomatis, yang selanjutnya bakal ditindaklanjuti oleh dinas-dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar.
“Ini akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Ini bisa untuk mendukung usaha kita dalam penanggulangan sampah dengan TPPAS Legok Nangka dan lainnya. Agar sampah yang masuk sudah terpilah. Dan mereka juga akan memberikan prototype ke Pemprov Jabar,” kata Erwan dikutip dari Antara, Senin (23/2/2026).
Perwakilan Recycle Pack Yolanda mengatakan pihaknya bersama Cakrawala Investama Andalan ingin menghadirkan tong sampah pintar dengan menggunakan AI untuk memilah sampah. Saat ini, contoh inovasi tong sampah yang mereka hadirkan disebut telah hadir di satu titik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, dengan lima keranjang yang masing-masing berkapasitas 60 liter.
Mekanisme AI yang digunakan pada tong sampah ini, adalah dilakukan pemindaian oleh kamera yang dibaca oleh AI, kemudian sampah yang telah dipindai dimasukan ke keranjang yang sesuai jenisnya.