KOMPAS.com – Penggunaan teknologi AI di dunia perusahaan berkembang jauh lebih cepat daripada ketersediaan cara untuk menghitung dampaknya terhadap lingkungan seperti jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan maupun besarnya penggunaan air bersih.
Kondisi ini mendorong Watershed, sebuah perusahaan pengelola karbon untuk mengusulkan cara dasar yang bisa dipertanggungjawabkan bagi perusahaan dalam mengestimasi dampak lingkungan dari penggunaan AI mereka.
Melansir Trellis, Senin (3/8/2026) metode yang dijelaskan dalam panduan resmi pada pertengahan Juli ini menyarankan perhitungan rata-rata emisi berdasarkan token AI.